Loker Indramayu

Loker Indramayu Silahkan untuk nencari loker berbagai macam loker tersedia disini

GREETERPenempatan mall Indramayu
29/05/2026

GREETER
Penempatan mall Indramayu

SEKRETARISPenempatan mall Indramayu
29/05/2026

SEKRETARIS
Penempatan mall Indramayu

16/05/2026

Presiden Prabowo Subianto akhirnya memberikan tanggapan resmi mengenai anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang kini telah menyentuh level Rp17.600/US$—catatan terlemah sepanjang sejarah.

Meski mata uang garuda tertekan sangat dalam, Presiden Prabowo menepis segala ramalan dan anggapan negatif yang menyebut perekonomian Indonesia bakal suram atau kolaps.

Berikut poin-poin utama penegasan dari Presiden Prabowo:

🌾 "Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar"

Saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Presiden meminta masyarakat untuk tidak panik secara berlebihan. Beliau optimistis bahwa sendi-sendi utama pemenuhan hidup masyarakat bawah masih sangat aman.

"Saya yakin sekarang ada yang selalu sebentar-sebentar 'Indonesia akan collapse, akan chaos'... Orang rakyat di desa enggak pake dolar kok. Pangan aman, energi aman, banyak negara panik, Indonesia masih oke," tegas Prabowo.

💼 Jaminan dari Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Dalam kesempatan berbeda pada peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Presiden juga berkelakar sekaligus menenangkan publik bahwa urusan dapur keuangan negara di bawah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih dikelola dengan sangat baik.

"Selama Purbaya bisa senyum, tenang saja, nggak usah kau khawatir. Mau dolar berapa ribu kek, kalian di desa-desa nggak pakai dolar," tambahnya.

📊 Kondisi Fundamental Diklaim Tetap Kuat

Pemerintah memastikan bahwa kondisi fundamental ekonomi nasional sejatinya masih tangguh. Meski demikian, Presiden tidak menampik bahwa pelemahan mata uang ini memang akan memberikan dampak langsung bagi kalangan pelaku usaha atau industri yang operasionalnya bertransaksi menggunakan mata uang dolar AS.

Sedulur, bagaimana tanggapan Anda mengenai pernyataan Presiden Prabowo ini? Apakah Anda sepakat bahwa gejolak dolar tidak akan berdampak langsung ke kehidupan masyarakat di pedesaan, atau justru sebaliknya?

Yuk, bagikan opini dan diskusi cerdas kalian di kolom komentar! 👇📢
______
Sumber: CNBC Indonesia | Sabtu, 16 Mei 2026

05/05/2026

Dubai mall

28/10/2025

Kabupaten Indramayu didaulat sebagai daerah dengan rata-rata konsumsi rokok tertinggi di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat tahun 2024, rata-rata perokok di Indramayu menghabiskan 95,32 batang rokok per pekan, atau sekitar 13–14 batang per hari.

Kepala BPS Jawa Barat, Darwis Sitorus, menyebut angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Ia menilai, data ini menunjukkan masih kuatnya budaya merokok di kalangan masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan perdesaan.

“Konsumsi rokok di Jawa Barat masih cukup tinggi. Indramayu menjadi daerah dengan rata-rata batang rokok yang dihisap perokok paling besar. Ini mencerminkan perilaku merokok belum banyak berubah,” ujar Darwis di Bandung, Selasa (28/10/2025).

Secara keseluruhan, rata-rata perokok di Jawa Barat mengonsumsi 76,11 batang rokok per minggu, atau sekitar 10–11 batang per hari. Artinya, setiap perokok di provinsi ini rata-rata menghabiskan hampir setengah bungkus rokok setiap hari.

Wilayah Pantura Dominasi Daerah Perokok Berat

Selain Indramayu, wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat juga mencatat konsumsi rokok yang tinggi. Kabupaten Subang berada di posisi kedua dengan 91,89 batang per pekan, disusul Kabupaten Karawang (89,45 batang) dan Kabupaten Kuningan (89,37 batang).

Kabupaten Purwakarta menempati posisi kelima dengan 83,89 batang per pekan. Darwis menjelaskan, dominasi wilayah pantura tidak lepas dari faktor sosial dan ekonomi masyarakatnya.

“Di banyak wilayah pesisir, merokok dianggap bagian dari aktivitas sosial. Bahkan sering menjadi simbol keakraban atau teman bekerja di lapangan. Ini tantangan tersendiri bagi upaya pengendalian konsumsi rokok,” kata Darwis.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat di kawasan pantura bekerja di sektor informal seperti nelayan, buruh tani, dan pekerja harian. Aktivitas tersebut kerap menjadikan rokok sebagai sarana relaksasi dan pengisi waktu istirahat.

Konsumsi Rokok Tinggi Tekan Ekonomi Rumah Tangga

Dengan tingkat konsumsi sebesar itu, pengeluaran rumah tangga untuk rokok di Indramayu tergolong tinggi. Jika satu bungkus rokok berisi 12 batang dijual sekitar Rp25.000, maka seorang perokok bisa menghabiskan Rp700.000–800.000 per bulan hanya untuk membeli rokok.

Darwis menilai, pengeluaran tersebut berpotensi menekan alokasi kebutuhan penting lainnya seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan.

“Konsumsi rokok yang tinggi tidak hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Ia berharap hasil survei tersebut dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) serta meningkatkan edukasi masyarakat tentang bahaya rokok.

Aspek Kesehatan dan Edukasi Publik

Selain aspek ekonomi, tingginya konsumsi rokok juga berdampak pada meningkatnya risiko penyakit tidak menular, seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, dan stroke.

BPS menilai, data tersebut perlu menjadi dasar kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat dalam menekan prevalensi merokok.

“Data statistik bukan sekadar angka; ia memberi arah kebijakan. Kalau kita tahu konsumsi rokok tinggi di wilayah tertentu, maka intervensi kesehatan harus lebih fokus ke sana,” ujar Darwis.

Ia menambahkan, penurunan angka perokok perlu dilakukan dengan pendekatan budaya yang sesuai dengan karakter masyarakat setempat.

“Kalau perilaku tidak berubah, angka ini akan sulit turun. Karena pada akhirnya, data ini adalah potret kebiasaan kita sendiri,” tutupnya.

26/10/2025

LOWONGAN KERJA PERMATA MOTOR JATIBARANG

Matahari indramayu
14/10/2025

Matahari indramayu

13/10/2025

nyari gawe

08/10/2025

curhatan pak lucky hakim ke demul soal pungli masuk kerja dipintai uang

05/10/2025

Address

Jo Raya Sukadedel Blok Bungkuk Barat
Indramayu

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Loker Indramayu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Loker Indramayu:

Share